Makalah “Observasi Dampak Penambangan Batu Kapur dan Cara Penanganannya”

MAKALAH PILIHAN HASIL SELEKSI TAHAP 2

PEMILIHAN DUTA LINGKUNGAN HIDUP 2017

OBSERVASI DAMPAK PENAMBANGAN BATU KAPUR DAN CARA PENANGANANYA

Oleh : Ajeng KartikaWidyasari

SMK Bakti Praja Dukuhwaru

 

BAB I. PENDAHULUAN

 

A. Latar Belakang

Sumber daya alam dan energi memiliki manfaat yang sangat besar bagi kelangsungan hidup manusia dan makhluk hidup lainnya. Sumber daya alam dan energi terbagi menjadi sumber daya alam hayati dan non hayati. Sedangkan sifatnya, sumber daya alam dan energi terbagi menjadi sumber daya alam dan energy dapat diperbaharui dan sumber daya alam dan energi tidak bisa diperbaharui. Contoh sumber daya alam yang bisa diperbaharui adalah Keanekaragaman hayati. Sedangkan sumber daya alam dan energi yang tidak bisa diperbaharui adalah bahan – bahan tambang.

Contoh dari bahan tambang tersebut adalah pemanfaatan batu kapur yang ada di Desa Karang dawa, Kecamatan Margasari, Kabupaten Tegal. Menurut UU No 32 Tahun 2009 tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Keputusan Mentri negara No 86 tahun 2002 tentang Pedoman Pelaksanaan Upaya Pengelolaan Lingkungan (UKL) ddan Upaya Pemantauan Lingkungan (UPL). Dalamn rangka mewujudkan pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Tegal, Pemerintah Kabupaten Tegal harus mempertimbangkan dampak dari kegiatan penambangan tersebut terhadap lingkungan di sekitarnya.B. Rumusan Masalah

  1. Apa dampak yang ditimbulkan dari kegiatan penambangan tersebut ?
  2. Bagaimana cara mengatasi dampak yang ditimbulkan

C. Tujuan

  1. Mengetahui pemasalahan yang terjadi di daerah Penambangan Batu Kapur.
  2. Mengetahui dampak dan cara penanganannya

D. Manfaat

  1. Mampu memberikan informasi kepada masyarakat lain tentang dampak yang ditimbulkan dari penambangan tersebut.
  2. Mempu menjelaskan cara penanganan bagi permasalahan di daerah pertambangan.

 

 

BAB II. PEMBAHASAN

  1. Landasan Teori

Penambangan batu kapur merupakan salah satu eksploitasi sumber daya alam yang ada di wilayah Kabupaten Tegal. Penambngan batu kapur memanfaatkan batu kapur yang akan dijadikan bahan campuran bangunan, industri dan lain-lain. Batu kapur terbentuk dari batuan sedimen yang terdiri dari kerangka-kerangka hewan lautan. Penambangan Batu Kapur memilki dampak yang positif dan juga dampak yang negative bagi lingkungan hidup. Salah satu dampak dampak positifnya adalah pendapatan perekonomian di daerah sekitar menjadi bertambah. Sedangkan dampak negatifnya adalah kerusakan lingkungan hidup seperti Pencemaran udara dan Pencemaran tanah.

Kerusakan Lingkungan menjadi permasalahan serius yang harus ditangani oleh masyarakat maupun pemerintah dan pekerja/penambang. Akibatnya banyak penambang yang kurang bertanggung jawab karena kerusakan yang dibuat. Mereka cenderung hanya mementingkan kepentingannya sendiri tanpa berusaha mengembalikan alam seperti semula. Akibat yang terjadi di daerah Penambangan di Desa Karang dawa Kecamatan Margasari, Kabupaten Tegal adalah pembentukan sebuah danau yang dinamakan “Danau Beko”. Danau beko terbuat dari aktivitas penambangan batu kapur yang menggali pegunungan kapur terlalu dalam dengan sebuah alat yang dinamakan beko tidak ada upaya yang dilakukan oleh masyarakat akibatnya gairan tersebut menampung air hujan yang cukup deras dan menyebabkan terjadinya danau beko.

2. Ulasan Materi

Kerusakan lingkungan hidup yang terjadi di daerah penambangan batu kapur adalah terganggunya kesehatan para pekerja dan masyarakat sekitar dan juga dampak bagi lingkungan.

1. Dampak bagi para pekerja dan masyarakat

Kesehatan pekerja di daerah penambangan terganggu karena mereka menghirup udara bekas pembakaran batu kapur yang mengandung CO dan  serta partikel debu. Ketika seseorang terlalu sering menghirup gas CO maka hemoglobin darahnya akan berikatan dengan gas CO dibandingkan dengan oksigennya. Akibatnya darah yang dialirkan ditubuh para pekerja mengangkut gas CO di seluruh tubuh dan bisa membahayakan kesehatan jika terus menerus dihirup gas CO. selain itu, penyakit lainnya adalah ISPA, gangguan mata, iritasi kulit.

2. Dampak bagi lingkungan

Dampak bagi lingkungannya adalah Pencemaran udara dan Pencemaran tanah. Pencemaran udara yang terjadi di area pertambangan disebabkan pembakaran batu kapur dan juga peledakan lahan. Pada saat pembakaran batu kapur mengakibatkan Gas CO dan  dan juga partikel debu. Sedangkan Pencemaran tanah yang terjadi adalah tanah disekitar penambangan menjadi tandus dan terkontaminasi dengan limbah  saat pembakaran. Selain itu, Pencemaran tanah yang terjadi di Desa Karang dawa menimbulkan terbentuknya sebuah danau yaitu Danau Beko.

3. Cara penanganan

  1. Meningkatkan kesadaran masyarakat

Maksudnya dalah dengan menekankan kesadaran masyarakat akan bahaya terjadinya kesusakan alam dan dampak buruk bagi kesehatan mereka melalui sosialisasi lingkungan hidup dan program keselamatan (K-3).

  1. Reklamasi lahan

Reklamasi lahan adalah pemanfaatan sumber daya alam melalui lingkungan hidup dan perekonomian dengan cara pengurugan, penimbuanan atau dijadikan objek wisata alam yang keuntungannya bisa untuk masyarakat dan juga pemerintah.

  1. Penghijauan di daerah dekat penambangan

Penghijauan atau reboisasi perlu dilakukan untuk mengembalikan unsure hara tanah dan juga fungsi tanah sekaligus memperbaiki bentang alam. Karena jika di daerah dekat penambangan ditanami pohon atau tanaman yang bisa menahan tanah supaya tidak terjadi tanah longsor.

  1. Upaya untuk memanfaatkan danau beko menjadi objek wisata

Danau beko bisa dimanfaatkan menjadi objek wisata seperti Pantai Melasti di Kepulauan Bali. Dengan memperbaiki akses jalan sekitar danau beko dan juga memanfaatkan danau beko supaya tidak terbengkalai. Selain itu kita juga bisa menanami pohon di daerah dekat danau beko tetapi jangan menggunakan air dari danau beko untuk mengairi lahan yang ditanami. Karena air dari danau beko sifatnya asam karena mengandung , ,  yang bisa menyebakan kerusakan pada tanaman dan juga matinya tanaman.

  1. Mengurangi emisi gas buangan

Dengan mengguanakan alat :

  1. Filter udara

Cara kerja alat ini dengan menyaring materi partikulat seperti debu yang terdapat pada asap/cerobong pembakaran dan mengeluarkan udara bersih.

  1. Filter basah

Prinsip kerja alat ini adalah dengan menyemprotkan air ke udara yang kotor lalu materi partikulat akan jatuh kebagian bawah dan udara bersih di salurkan ke cerobong pembuangan udara

  1. Menggunakan bahan bakar yang ramah lingkuangan

Bahan bakar ramah lingkungan seperti biogas, bioetanol. Biogas adalah bahan bakar yang terbuat dari kotoran sapi yang mengandung gas metana  ) yang bisa menjadi bahan bakar alternative pengganti bensin dan oli bekas. Bioetanol adalah bahan bakar dari limbah bekas pabrik gula yang dilakukan penyulingan untuk pembauatan alkohol.

BAB III. PENUTUP

A. Kesimpulan

Dampak dari penambangan batu kapur adalah Pencemaran lingkungan hidup dan terbentuknya sebuah danau yang disebut danau beko. Untuk mengatasinya diperlukan reklamasi lahan.

B. Saran

  1. Menggunakan peralatan kerja sesuai prosedur K-3.
  2. Pembuatan sebuah objek wisata.
  3. Melakukan pelayanan kesehatan terhadap warga yang terkena dampak dan mengobatinya.
  4. Membuat alat seperti filter udara dan filter basah.

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*