UPTD Laboratorium DLH Kab.Tegal menuju Akreditasi

WhatsApp Imag121

Mengapa Laboratorium harus diakreditasi? Apa Manfaatnya?

Peranan laboratorium sangat menentukan dalam proses pengendalian mutu dan penjaminan mutu dari produk yang dihasilkan. Untuk mencapai keseragaman hasil analisis antar laboratorium dibutuhkan suatu standar yang bersifat internasional yang mencakup sistem mutu dan teknis yang baik, salah satunya adalah standar ISO/IEC 17025:2017  General requirements for the competence of testing and calibration laboratories. ISO/IEC 17025 pada saat ini merupakan sebuah standar yang sangat populer di kalangan praktisi laboratorium. Penerapan standar ini pada umumnya dihubungkan dengan proses akreditasi yang dilakukan oleh laboratorium untuk berbagai kepentingan. Hal ini tentu saja merupakan sebuah fenomena yang menggembirakan mengingat ISO/IEC 17025 merupakan sebuah standar yang diakui secara internasional dan pengakuan formal kompetensi laboratorium pengujian dan laboratorium kalibrasi melalui akreditasi, digunakan secara luas sebagai persyaratan diterimanya hasil pengujian dan hasil kalibrasi yang diperlukan oleh berbagai pihak di dunia.

Indonesia telah mengadopsi SNI ISO/IEC 17025:2017 Persyaratan umum kompetensi laboratorium pengujian dan laboratorium kalibrasi melalui Badan Standardisasi Nasional (BSN}. BSN merupakan lembaga yang ditunjuk oleh pemerintah untuk menyusun, mengadopsi, merevisi dan mengesahkan Standar Nasional Indonesia (SNI). Sedangkan Komite Akreditasi Nasional (KAN) adalah lembaga yang ditunjuk pemerintah untuk melakukan akreditasi terhadap laboratorium dan badan sertifikasi. Satu-satunya lembaga akreditasi di Indonesia yang berwenang melakukan akreditasi adalah KAN. Sertifikat untuk laboratorium pengujian dan laboratorium kalibrasi yang dikeluarkan oleh KAN sudah diakui oleh negara-negara kawasan Asia Pasifik karena sudah mempunyai perjanjian saling pengakuan (Mutual Recognition Agreements).

Manfaat penerapan dan akreditasi laboratorium:

– Masyarakat memperoleh jaminan tentang kualitas laboratorium, sehingga terhindar dari adanya praktek yang tidak bertanggung jawab.

– Perbaikan terus-menerus sistem manajemen laboratorium. (Quality Control).

– Pengembangan keterampilan personel melalui program pelatihan dan evaluasi efektivitas kerja mereka. (Quality Improvement).

– Meningkatkan citra serta meningkatnya kepercayaan dan kepuasan pelanggan.

– Pengakuan internasional, melalui perjanjian saling pengakuan antar badan akreditasi di berbagai negara.

– Keuntungan dalam bidang pemasaran jasa laboratorium.

– Perbandingan kemampuan antar laboratorium.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*